Mengganti Mushaf Pesantren Al-Barokah, yang Hangus Akibat Si Jago Merah

Setelah kebakaran menghanguskan salah satu asrama Pondok Pesantren Al-Barokah, santri harus rela kehilangan barang-barang mereka. Termasuk mushaf Al-Qur'an yang ikut terbakar.

Mengganti Mushaf Pesantren Al-Barokah, yang Hangus Akibat Si Jago Merah

Update : 13 Sep 2021 15:53

ACTNews, BOGOR BARAT – Pondok Pesantren Al-Barokah di Kampung Pilar, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor Barat, baru saja terkena musibah. Kebakaran menghanguskan satu bangunan asrama pada Kamis (9/9/2021) kemarin.

Api yang muncul diduga karena korsleting listrik ini menyebar cepat, menghanguskan bangunan yang terbuat dari kayu serta bambu tersebut. Berbagai macam barang-barang santri pun turut terbakar, salah satunya adalah Al-Qur’an yang tersimpan di kamar.

Musibah ini cukup membuat para santri menjadi kesulitan, sebab mayoritas santri adalah yatim dan prasejahtera. Pondok pesantren bahkan menggratiskan para santri selama belajar. Pondok pesantren yang berdiri tahun 1989 ini, memiliki 92 santri yang menetap dan 12 santri yang pulang-pergi.

d1e85d4d55bc96aea07dde9d8db8044b.jpg

"Enggak dipungut biaya, cuma urunan saja seikhlasnya. Kadang ada santri yang bawa beras, bawa sayur, ya buat makan sama-sama. Yang penting anak-anak pada mau belajar," H. Entong Basuni sebagai pimpinan Pondok Pesantren Al-Barokah.

Karena itu, Tim Global Wakaf-ACT langsung mendatangi lokasi untuk membantu para santri. Selain membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran, Global Wakaf-ACT juga mendistribusikan puluhan Al-Qur’an wakaf untuk para santri.

H. Entong bahagia dengan respons dari Global Wakaf-ACT ini. "Syukron, jazakumullah khairan katsira, untuk para donatur yang telah memberikan perhatian kepada kami. Sore kejadian, malamnya mantau lokasi dan paginya langsung kirim bantuan, sungguh cepat responnya. Saya berharap semoga para donatur dan relawan diberikan kelancaran rezeki dan kesehatan," kata H. Entong. Sedekah Sekarang

Rekomendasi Lainnya